Rindu Traveling, Turis di Taiwan Rela Naik Pesawat Bohongan
Pandemi belum juga reda, tapi apa daya kalau nafsu traveling sudah jauh mendera. Akibatnya seperti yang terjadi di Taiwan, di mana Bandara Internasional Songshan di Taipei merilis fitur perjalanan dengan pesawat tanpa harus terbang sedikitpun.
Inovasi ini mengatur mekanisme perjalanan penumpang seperti kejadian sebenarnya, mulai dari pemeriksaan barang bawaan, pengecekan paspor hingga pemberian boarding pass.
Baca juga: Ada Bus Jurusan Delhi-London, Berani Coba?
Penumpang juga akan menunggu panggilan boarding, naik ke pesawat, duduk, mendengarkan arahan pramugari dan kemudian turun kembali tanpa pesawat meninggalkan landasan.
Harian The South China Morning Post mengabarkan bahwa lebih dari 7.000 orang mengajukan diri untuk penerbangan bohongan pertama di dunia ini dan kemudian dipilih secara acak untuk mengikuti paket ini pada Juli silam.
Serasa sungguhan
Paket perjalanan pura-pura ini juga dibantu oleh maskapai China Airlines yang menyediakan armada Airbus A330 lengkap dengan awak kabin dan seluruh stafnya.
Meskipun hanya pura-pura, perjalanan ini dirancang semirip mungkin dengan kondisi keberangkatan sesungguhnya. Ada protokol pengecekan kesehatan, memasukkan bagasi, petugas penerbangan, pesawat sungguhan hingga pramugari yang melayani penumpang.
Baca juga: Jangan Mudah Percaya, ini Fakta dan Mitos Jet Lag
Menurut pihak Bandara Songshan, atraksi ini selain sedikit mengobati rindu, juga memperkenalkan adaptasi baru di era pandemi dan mensosialisasikan langkah-langkah kebersihan yang dilakukan pihak bandara.
Hingga saat ini penerbangan internasional masih dilarang di Taiwan dan penerbangan domestik mulai dipenuhi penumpang. Tapi bukan berarti penerbangan pura-pura ini turun peminat. Orang yang antre untuk bisa mengikuti penerbangan palsu ini kabarnya juga masih memenuhi waiting list.
Gambar utama oleh Jan Vašek dari Pixabay